You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Plt Gubernur Puas dengan Progres Pembangunan MRT
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Plt Gubernur Puas dengan Progress Pembangunan MRT

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengaku puas dengan pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) setelah melihat progress pembangunannya  di CP 106 kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Saya puas melihat progress-nya, tinggal 18 persen saja

Berdasarkan laporan yang diterima, pembangunan MRT di CP 106 telah mencapai 75 persen. Padahal luas stasiun MRT di kawasan tersebut lebih luas dari stasiun lain karena merupakan ujung dari fase 1.

Pembangunan MRT Butuh Anggaran Tambahan

"Artinya progressnya menjanjikan. Saya puas melihat progress-nya, tinggal 18 persen saja. Saya harap bisa selesai tepat waktu," kata Sumarsono di lokasi, Selasa (15/11).

Meski demikian, pria yang akrab disapa Soni ini mengatakan, secara keseluruhan masih ada beberapa catatan dalam proyek tersebut. Di antaranya masalah pembebasan lahan yang masih terkendala.

"Saya yakin bisa dipercepat realisasinya. Ada beberapa yang sudah siap dibayarkan dalam waktu dekat ini," tandasnya.

Seperti diketahui, Soni meninjau proyek MRT CP 106 di Bundaran HI ditemani direksi dari PT MRT Jakarta. Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan dari proyek MRT yang ditargetkan bisa beroperasi 2019 mendatang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye13935 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11301 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6762 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3627 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1706 personFolmer